Posted: Senin, 15 Oktober 2012 by Rizki Andriansyah in
0

Dikala malam menutup sebagian jejak langkahku
Dan membutakan langkah untuk ke depanku
Hanya sebatang kayu yg menuntun qu agar tak terhalang apapun
Namun ketika sang hujan membasahi langkahku
Akupun terjatuh 
Dan sang kayupun patah
Dan kini, terpuruklah aku

0 komentar: